ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
Cara Untuk Menghadapi PMS - PMS (Pre Menstruation Syndroms) tidak menyenangkan Di sini, kami berbagi enam cara untuk membantu dan mengelola PMS Anda. PMS adalah gejala atau kondisi pada saat sebelum dan sesudah haid, biasanya kondisi ini dirasakan kurang lebih H-7 dan H+7 dari haid itu sendiri. Adapun ciri dan cara untuk menghadapi PMS antara lain :
1. Makanan
Menstabilkan gula darah akan mendukung tingkat energi dan mood yang konsisten menurut ahli diet Melanie McGrice (melaniemcgrice.com.au). "Biji-bijian yang memiliki indeks glisemik rendah, yang berarti memberi energi lebih lama, juga dapat membantu meningkatkan hormon serotonin di otak, jadi cobalah beberapa buncis, nasi merah atau quinoa," kata McGrice.
2. Diet
Menurut ahli diet berlatih terakreditasi Lisa Yates, beberapa penelitian menunjukkan bahwa PMS dapat diperburuk oleh terlalu banyak kafein, gula dan alkohol. Untuk meminimalkan gejala, dia menyarankan agar Anda mengurangi asupan alkohol, kafein dan garam, dan mengikuti diet rendah GI.
3. Suplemen
Profesor Kulkarni mengatakan suplemen seperti minyak evening primrose dapat efektif untuk menghilangkan gejala PMS dan lebih menyukai ini sebagai intervensi utama sebelum beralih ke pil kontrasepsi. "Dua suplemen yang saya sarankan adalah vitamin B6 dan minyak evening primrose, yang memiliki asam lemak esensial sehat. Kedua suplemen tersebut telah ditunjukkan dalam penelitian untuk membantu meringankan beberapa gejala pada wanita dengan PMS dan banyak wanita mendapatkan manfaat dari mereka, "Prof Kulkarni mengatakan. Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2010 menemukan bahwa kombinasi magnesium dan vitamin B6 sangat membantu untuk mengurangi gejala PMS. "Kacang kaya akan magnesium dan B6, jadi saya sarankan mengkonsumsi 30 g kacang tawar setiap hari dalam seminggu sebelum menstruasi Anda," kata McGrice.
Mengoreksi kekurangan zat besi juga bisa mengurangi rasa sarkom karena wanita yang mengkonsumsi besi tidak mencukupi berisiko lebih tinggi menderita PMS menurut penelitian University of Massachusetts. Wanita dengan besi non-heme yang lebih tinggi, yang berasal dari sumber tanaman, 30 sampai 40 persen lebih kecil kemungkinannya mengalami PMS. Hal ini mungkin karena zat besi yang rendah mempengaruhi kadar serotonin, hormon yang meningkatkan mood. Sumber besi non-heme yang baik termasuk silverbeet dan bayam, brokoli, bok choy, kedelai dan kacang lentil.
4. Pil KB
Pil kontrasepsi dapat membantu memperbaiki gejala PMS dan PMDD yang parah, namun tidak semua pil sama efektifnya. "Wanita seharusnya tidak memakai pil progesteron gaya lama karena ini benar-benar dapat berkontribusi pada emosi seperti kemarahan dan depresi," kata Prof Kulkarni. "Beberapa varietas pil baru seperti Zoely, Diane dan Juliet bisa sangat bermanfaat."
Untuk membentuk pola hormonal yang lebih stabil, wanita dapat minum pil dengan hormon aktif selama tiga siklus kemudian beralih ke pil gula hanya dalam satu minggu, sehingga dalam siklus tiga bulan mereka hanya mengalami satu minggu pendarahan.
5. Terapi hormon
Baris pertahanan berikutnya adalah terapi hormon menurut Prof Kulkarni. Patch estrogen atau patch oestradiol dan progesteron dapat menyebabkan semacam gerakan memutar hormon. "Bagi beberapa wanita yang sangat sensitif terhadap hormon, alternatif lain adalah mengantarkan progesteron via Mirena IUD, yang diletakkan di rahim. Hal ini memungkinkan hormon untuk masuk langsung ke organ sekitarnya daripada melewati aliran darah terlebih dahulu, di mana ia dapat menyebabkan lebih banyak efek samping, "Prof Kulkarni mengatakan.
6. Antidepresan
Bagi wanita yang merasa hidup mereka dibajak oleh hormon setiap bulan, antidepresan bisa memberi kelegaan yang luar biasa. "Antidepresan menstabilkan tingkat hormon seperti serotonin, jadi beberapa wanita dengan PMS atau PMDD tidak lagi mengalami perubahan suasana hati yang sangat besar dari fluktuasi hormon," kata Davison.
Pendekatan baru untuk pengobatan ini adalah minum antidepresan sebentar-sebentar. "Bisa diminum selama satu minggu atau 10 hari setiap bulan bila terjadi gejala," kata Prof Kulkarni. "Untuk memastikan dosis dan jenis antidepresan sesuai dengan sistem Anda, bicaralah dengan dokter umum Anda tentang melakukan tes darah atau swab untuk mendapatkan latar belakang sistem metabolisme Anda dan memandu pilihan antidepresan."
Jika antidepresan tidak efektif, wanita yang menderita gejala PMS yang parah kemudian dapat memilih untuk menjalani 'menopause kimiawi', di mana hormon kuat digunakan untuk menghentikan ovulasi dan memberi wanita istirahat dari perubahan hormon dan mood yang mengerikan. "Pendekatan ini kadang perlu permanen tapi juga bisa memiliki semacam efek reset pada otak," Prof Kulkarni menjelaskan. "Jika wanita memilih untuk mengeluarkan hormon, dampaknya biasanya reversibel dan bahkan bila tidak lagi menggunakan terapi, ayunan mood terkait hormon mungkin akan sangat berkurang."
Sumber : womenshealthandfitness.com.au

0 Response to "6 Cara Untuk Menghadapi PMS"
Posting Komentar